Thrift dari jerman dan gratisThrift gratis

Di Indonesia sendiri bukan lagi hal yang baru untuk kegiatan bisnis Thrift ini. Apalagi brand global untuk kalangan pasar di Indonesia tak lagi sulit. Kalangan muda sampai dengan orang dewasa banyak terjun di Bisnis ini. Pasarnyapun tak susah untuk dijangkau.

Thrift sendiri miliki arti yaitu barang ketiga atau bekas, namun dalam hal ini bekas yang kita maksudkan adalah barang-barang brand global. Mulai dari brand dari tas jinjing dengan harga kisaran di atas 100jt sampai dengan sepatu brand global yang kita tahu harganya sudah tak masuk akal.

Bercerita tentang bisnis ini, memang di Indonesia sudah banyak pelaku dan pasarnya. Namun yang akan kita bahas saat ini adalah kebiasaan orang-orang jerman untuk “membuang” barang-barang yang masih kita sebut bagus dan layak.

Terlebih di sana, brand-brand global sudah sangat familiar pada semua kalangan masyarakat Jerman.

Mahasiswa Indonesia yang mengikuti Ferienjobs tentu akan ketiban bonus yang kita sebut Thrift tapi gratis.

Mungkin ada juga yang tergelitik untuk ambil sebanyak-banyaknya barang tersebut lalu dijual lagi di Indonesia. Pundi cuanpun akan deras mengalir. Namun, kita harus paham juga bagaimana peraturan yang ada di sana.

Sebagai warga timur, tentu hal tersebut sangat mengesankan. Dapat barang berkualitas dan gratis.

Baca Juga : Kisah Peserta Ferienjob : Negeri Eropa Membawa Rindu

Luar biasa menarik, itu salah satu yang akan kita rasakan jika turut berpartisipasi pada program Ferienjobs.

Dari berbagi macam keunikan di Jerman, semuanya akan kita rasakan. Mulai dari ada budaya tentang displin waktu mereka, sampai dengan kerja keras mereka yang patut kita jadikan panutan.

Kembali pada sisi unik tentang thrift yang di Indonesia bisa jadi pasar yang menarik. Namun di Jerman secara cuma-cuma kita akan dapatkan. Untuk informasi detailnya, ikuti FansPage CV-Gen.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *