Pendatang Baru di Jerman? Wajib Lakukan Hal-Hal Ini Dulu!Gambar In PxHere: Monumen, alun-alun, tengara, pariwisata, peringatan, Berlin, alun-alun kota, brandenburg, Roma kuno, tur, pemukiman manusia.

Ketika tiba di Jerman, langkah-langkah awal sangat menentukan untuk memastikan adaptasi yang lancar dan hidup yang nyaman. Sebagai pendatang baru, terutama jika Anda mengikuti program-program dari Jerman, banyak hal yang perlu Anda perhatikan sebagai pendatang baru. Inilah panduan lengkap untuk membimbing Anda dalam tahapan awal ini.

Baca Juga: ÖSD : Sertifikat Bahasa Jerman dari Austria

1. Pelaporan di Rathaus/Burgeramt: Langkah Awal Pendatang Baru di Jerman

Penting untuk segera melapor di Rathaus/Burgeramt, balai kota Jerman. Pelaporan ini membawa dampak besar pada akses Anda terhadap berbagai layanan, termasuk membuka rekening bank dan mendapatkan asuransi kesehatan.

Kamu akan mendapatkan sebuah kertas yang bernama Meldebstätigung. Dengan kertas ini, kamu akan bisa melakukan banyak hal di Jerman. Contohnya, kalau kamu mau membuka bank kamu membutuhkan kertas ini, juga kalau kamu mau mendapatkan asuransi kesehatan kamu juga butuh kertas ini, dan lain-lain. Maka dari itu, ini merupakan pelaporan diri pertama yang harus kamu lakukan dan yang paling penting. Kemudian, sangat direkomendasikan untuk melakukan pelaporan diri ini ke balai kota secepat-cepatnya. Kalau kamu sudah mendapatkan alamat tinggalmu di Jerman untuk jangka lama, kamu harus melapor diri ke balai kota maksimum 14 hari setelah kamu mendapatkan tempat tinggal kamu.
Bagaimana caranya untuk melapor diri di balai kota kamu?

  • Mencari balai kota dimana kamu tinggal. Kamu bisa mencarinya di internet rathaus/burgeramt dimana tempat kamu tinggal. Jika kamu tinggal di kota kecil, kamu bisa datang pagi-pagi dan kamu melaporkan diri kamu. Tapi, jika kamu tinggal di kota-kota besar, biasanya kamu harus membuat janji terlebih dahulu.
  • Apa saja dokumen-dokumen yang kamu butuhkan? Passport, kontrak akomodasi, Wohnungsgeber-Bescheinigung (Dokumen yang bisa kamu dapatkan dari orang yang memiliki tempat tinggalmu di Jerman), dan terakhir adalah formulir untuk mendaftarkan diri kamu atau melaporkan diri kamu. Formulirnya bisa kamu dapatkan di website Rathaus/Burgeramt di tempat dimana kamu tinggal. Atau, kamu bisa datang saja ketempatnya dan formulirnya sudah ada di tempat tersebut. Untuk mendaftarnya, kamu tidak dikenakan biaya sama sekali dan prosesnya sangat cepat.

2. Lapor ke Kantor Imigrasi di Jerman

Setelah melapor di balai kota, langkah berikutnya adalah melaporkan diri di kantor imigrasi Jerman. Proses ini sangat penting untuk memperpanjang visa Anda jika Anda berencana tinggal lebih dari tiga bulan.

Bagaimana cara melapor ke kantor imigrasi Jerman? Biasanya kantor imigrasi dan balai kota itu ada di satu gedung, jadi kamu bisa melakukannya dalam 1 hari. Kamu juga harus cek, apakah kamu bisa datang langsung atau kamu harus membuat janji terlebih dahulu.
Dokumen-dokumen yang Anda butuhkan, adalah paspor, formulir (kamu bisa mendapatkannya lewat online atau mengambil langsung di kantornya), membawa Meldebstätigung, membawa pas foto, bukti asuransi kesehatan, bukti keuangan (kalau kamu sebagai murid, kamu harus menunjukkan kamu memiliku akun bank yang ada uang depositnya, kalau kamu FSJ/BFD ini kontrak kerja sudah bisa membuktikan bahwa kamu akan memiliki uang), dan terakhir bukti aktifitas atau kenapa kamu di Jerman (kalau kamu murid, kamu bisa membawa kontrak belajarmu, kalau kamu Ausbildung kamu membawa kontrak Ausbildungmu dan lain-lain). Untuk biayanya, sekitar 90 euro, karena kamu nanti akan mendapat semacak kartu KTP di Jerman, tergantung dimana kamu tinggal dan ini biasanya membutuhkan waktu antara 3-6 minggu sampai akhirnya kamu mendapatkan kartu KTP Jerman tersebut.

3. Pendatang Baru Harus Membuat Akun Bank Jerman

Mengurus keuangan adalah tahap selanjutnya. Kalau kamu datang ke Jerman sebagai murid, kamu akan sudah memiliki Sparkonto. Tapi, jika kamu adalah seorang Au Pair atau FSJ/BFD, ini berarti kamu belum memiliki deposit atau uang tabungan di Jerman, ini artinya kamu harus membuka akun bank di Jerman. Kalau kamu seorang murid, kamu harus meng-unblock Sparkonto atau deposit yang sudah Jerman miliki dan itu adalah uang kamu sendiri.


Kenapa penting? Karena kalau kamu akan mulai hidup di Jerman, kamu harus memiliki uang. Kamu akan bisa menarik uang, menerima uang, jika orang tuamu mengirimmu uang. Jadi, ini agar kamu bisa mengurus semua keuangan kamu di Jerman.

Bagaimana caranya? Kalau kamu adalah seseorang yang belum membuat akun bank dan harus membuka akun bank di Jerman, cara pertama adalah kamu harus datang ke kantor bank di kota kamu dan berbicara kepada pihak disana bahwa kamu mau membuka akun bank. Kalau semisal kamu sudah memiliku akun bank Jerman, kamu bisa datang langsung dan bilang bahwa kamu sudah memiliki akun bank dan tunjukkan nomor rekening kamu, berikan informasi kamu, dan bilang kalau kamu ingin membuka bank itu agar bisa mudah mengakses keuangan kamu. Ini dilakukan dengan kamu datang ke cabang atau ke kantor bank tersebut.

Dokumen yang dibutuhkan adalah paspor, Meldebstätigung, bukti aktivitas di Jerman.
Biayanya bisa berbeda-beda, ini tergantung model akun apa yang kamu pilih. Kalau kamu mengambil akun bank untuk murid atau Ausbildung, ini biasanya gratis. Tapi, jika kamu ingin pilihan-pilihan ekstra, ini biasanya bayar dan nominalnya tergantung bank mana yang kamu pilih.

4. Urusan Asuransi Kesehatan di Jerman

Seseorang yang ingin tinggal di Jerman dalam jangka waktu lama, mereka harus memiliki asuransi kesehatan. Kalau kamu sakit, kalau kamu butuh dokter, kalau kamu harus nginep di rumah sakit, dan lain-lain.

Bagaimana caranya? Ini tergantung alasan kamu ke Jerman. Kalau misalnya, kamu ke Jerman sebagai Au Pair, ini berarti keluarga kamu di Jerman sudah mengurusi asuransi kesehatanmu. Tapi, kalau kamu Ausbildung, ini biasanya tempat Ausbildung kamu yang mengurusnya. Tapi, kalau kamu seorang murid, kamu harus mengurusnya sendiri. Jadi, cek dengan kondisimu masing-masing, cek dengan program, cek dengan Ausbildung kamu, cek dengan keluarga kamu jika Au Pair. Tapi, kalau kamu harus melakukannya sendiri, kamu langsung pergi ke website-website asuransi kesehatan yang ada di Jerman. Banyak asuransi kesehatan di Jerman yang kualitasnya bagus dan harganya kurang lebih sama dan servis yang mereka berikan kurang lebih sama.

Dokumen yang Anda butuhkan adalah formulir (kamu bisa langsung minta ke mereka formulirnya), paspor, Meldebestätigung, bukti aktivitas, dan informasi bank kamu (supaya setiap bulannya mereka bisa ngambil uang untuk bayar asuransi kesehatan dari bank kamu).

Untuk biaya asuransi kesehatan ini berbeda-beda. Jika kamu seorang murid, kisaran 80-90 euro per bulan. Untuk Ausbildung dan FSJ/BFD, kamu biasanya langsung cek dengan program-program kamu.

5. Pelaporan di KBRI/KJRI: Menjaga Koneksi dengan Indonesia

Memastikan Anda terdaftar di perwakilan Indonesia di Jerman (KBRI/KJRI) memiliki dampak positif. Pelaporan diri membantu membangun hubungan yang kuat dengan perwakilan negara dan memudahkan akses terhadap layanan-layanan yang mereka tawarkan. Contohnya, mereka bisa memberikan surat pernyataan, mereka bisa membuat paspor kamu, memperpanjang paspor, dan lain-lain. Untuk melaporkan diri di KBRI/KJRI ini, mereka menghimbaukan untuk melaporkan diri maksimum 1 bulan setelah kamu sampai di Jerman. Ini juga menjadi langkah penting dalam hal keamanan dan kenyamanan selama tinggal di Jerman.

Bagaimana caranya? Untuk sekarang, kamu bisa melakukan semuanya dengan online. Pertama, kamu bisa pergi ke website lapordirijerman.de, disitu kamu mengisi sebuah formulir online, setelah mengisi kamu akan mendapatkan konfirmasi, kemudian kamu harus print konfirmasi tersebut dan kemudian kamu harus mengirim lewat post paspor kamu dengan bukti konfirmasi tersebut. Kemudian, mereka akan mendapat paspor kamu, mereka akan meletakkan sebuah stiker yang membuktikan bahwa kamu sudah terdaftar di KJRI/KBRI. Dan, nanti mereka akan mengembalikkan paspor kamu.
Dokumen yang dibutuhkan adalah paspor dan bukti konfirmasi.

Untuk biayanya, ini gratis jika untuk mendaftarkan diri kamu atau untuk melaporkan diri kamu. Tapi, ada sedikit biaya yang harus kamu keluarkan ketika kamu akan mengirim paspor kamu dan amplopnya dan lain-lain.

Aplikasi Wajib untuk Pendatang Baru di Jerman

Dalam dunia teknologi modern, mengunduh aplikasi yang relevan dapat membantu memudahkan kehidupan sehari-hari. Aplikasi Deutsche Bahn untuk transportasi, Google Translate untuk bahasa, dan Google Maps untuk navigasi adalah pilihan bijak untuk memudahkan adaptasi Anda di Jerman.

Hindari Kesalahan Umum sebagai Pendatang Baru di Jerman

  1. Membandingkan Negara secara Berlebihan: Hindari membandingkan Indonesia dan Jerman secara berlebihan, karena hal ini dapat memengaruhi persepsi Anda terhadap kehidupan di Jerman.
  2. Ekspetasi Bahasa yang Terlalu Tinggi: Realistislah dalam harapan Anda terkait kemampuan berbahasa Jerman. Fasih berbahasa membutuhkan waktu dan praktek yang konsisten.
  3. Datang Tanpa Janji Temu: Kesadaran terhadap peraturan dan keteraturan Jerman penting. Selalu buat janji temu sebelum datang ke suatu tempat.
  4. Kehabisan Uang Tunai: Meskipun teknologi maju, pastikan selalu memiliki uang tunai, karena masih banyak tempat di Jerman yang hanya menerima pembayaran tunai.
  5. Fokus Terlalu Banyak pada Teman dari Indonesia: Meskipun teman dari tanah air penting, tetaplah terbuka untuk berteman dengan orang Jerman dan dari berbagai negara lain, memperluas jaringan sosial Anda.

Kesimpulan: Aturan Pendatang Baru di Jerman

Dengan mengikuti panduan ini dan menghindari kesalahan umum, perjalanan Anda sebagai pendatang baru di Jerman akan lebih lancar dan menyenangkan. Ingatlah, adaptasi membutuhkan waktu, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, Anda akan menikmati pengalaman tinggal di Jerman dengan lebih baik.

Sumber Terkait:

Tertarik Mencari Pengalaman Baru di Jerman?

CVGEN Bekerjasama dengan Mina Mulia. Memberikan layanan konsultasi dan juga coaching, untuk tujuan tour, study, menetap sebagai pasangan atau berkarir ke Jerman. Gratis! (Kunjungi: Mina Mulia).

Yuk! Ikutan juga dengan program ini :

  • Ausbildung (Sekolah profesi sambil bekerja di Jerman)
  • Relawan (FSJ, BFD)
  • Profesional ( Bekerja di bidang IT, Engineer, Tenaga Medis (Perawat))

Selanjutnya, apakah Anda merasa sulit dengan persiapan bahasa Jerman di Indonesia? Ikuti Asrama Persiapan dan Budaya Bahasa Jerman di Indonesia sampai B2.

Hubungi Silahkan Hubungi +62 852-9864-9951 atau kunjungi website cv-gen.com atau email ami@cv-gen.com.

Kemudian, jika membutuhkan Jasa membuat CV atau ingin otomatis membuat CV gratis ke PDF dari Website, langsung saja ke Resume CVGEN.

Yuk, Ikutan Grup dan Komunitas Indonesia di Jerman


Kabar gembira untuk Anda yang mungkin ingin mencari koneksi, teman atau informasi-informasi lainnya seputar Jerman, nih. Anda bisa gabung di sini :

Ingin Menikmati Weekend Seru dan Unik di Jerman?

Berikut rekomendasi keren tempat dan pesan tiket transportasi di Jerman :

By Neisya Putri Rahmawati

INFP-T | Prokopton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *