Pemutusan Hubungan Kerja di Jerman - Landasan HukumFoto oleh Antoni Shkraba: kantor pertemuan dalam ruangan bersama

Pemutusan hubungan kerja di Jerman mencerminkan landasan hukum yang kuat dan ketat melalui Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan Jerman. Dengan membedah prosedur pemecatan biasa dan luar biasa, serta perlindungan khusus untuk kelompok pekerja tertentu, kita dapat memahami kompleksitas sistem yang bertujuan melindungi hak dan juga kepentingan semua pihak terlibat.

Baca Juga: Cuti Berbayar di Jerman: Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Pemecatan Hubungan Kerja Biasa dan Luar Biasa

Pemutusan hubungan kerja di Jerman terkait erat dengan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan Jerman (K├╝ndigungsschutzgesetz), yang membentuk kerangka kerja yang ketat dalam melindungi hak-hak karyawan. Dua jenis pemecatan, biasa dan luar biasa, memiliki prosedur yang terperinci, melibatkan Sidang Dewan Kerja, alasan yang jelas, pemberitahuan tertulis, dan juga periode pemberitahuan yang ketat.

Pemecatan biasa menetapkan periode pemberitahuan minimum yang bervariasi berdasarkan masa kerja, sedangkan pemecatan luar biasa memungkinkan pemberhentian segera dalam kasus pelanggaran serius. Selama periode pemberitahuan, karyawan tetap menerima gaji penuh, dengan opsi penggantian pemberitahuan dalam kondisi tertentu. Namun, perlindungan ini hanya berlaku untuk perusahaan dengan lebih dari lima karyawan tetap, dan karyawan harus memenuhi syarat dengan enam bulan masa kerja tanpa gangguan.

Perlindungan Khusus dan Kriteria Pemutusan Luar Biasa

Undang-undang ketenagakerjaan Jerman membedakan antara pemutusan hubungan kerja biasa dan luar biasa. Karyawan harus memenuhi syarat dengan enam bulan masa kerja tanpa gangguan untuk mendapatkan perlindungan undang-undang ini. Kemudian, pemecatan luar biasa mendapat izin jika ada alasan penting yang membuat melanjutkan hubungan kerja tidak dapat perusahaan terima. Dewan pekerja memiliki peran konsultatif dalam proses ini, dan karyawan dapat mengajukan keberatan dalam tiga minggu setelah menerima pemberitahuan.

Dalam kasus litigasi, pihak yang memberhentikan harus membuktikan alasan pemutusan, dan dewan pekerja harus berkonsultasi sebelumnya. Pekerja yang mempertanyakan pemutusan dapat mengajukan pengajuan ke pengadilan ketenagakerjaan dalam waktu tiga minggu.

Pemutusan Hubungan Kerja yang Tidak Adil

Pemutusan yang tidak adil di Jerman melibatkan perusahaan dengan lebih dari sepuluh karyawan, dan pemberi kerja harus memiliki alasan sosial yang dapat diterima. Alasan bisa berupa perilaku, alasan pribadi, atau alasan bisnis seperti restrukturisasi. Beban pembuktian keabsahan pemecatan berada pada pengusaha, dan karyawan dapat mengajukan persetujuan atau keberatan di pengadilan. Dalam kasus pemutusan berdasarkan perilaku, biasanya diperlukan peringatan sebelumnya.

Perlindungan Pegawai Khusus: Hamil, Cacat, dan Penyandang Disabilitas

Beberapa kelompok pekerja mendapatkan perlindungan khusus terhadap pemecatan biasa dan luar biasa karena keadaan individu tertentu. Kelompok ini mencakup pekerja penyandang disabilitas, perempuan hamil, dan anggota dewan pekerja.

Pemutusan Hubungan Kerja Kolektif

Pemutusan kolektif melibatkan persetujuan pemerintah jika lebih dari 20 karyawan dipecat dalam satu bulan, dan juga dewan pekerja harus dilibatkan. Pembayaran redundansi umumnya setengah bulan upah per tahun bekerja, tapi dapat dinegosiasikan. Pemotongan pegawai yang sedang hamil, menyusui, atau juga memiliki cacat memerlukan persetujuan pemerintah.

Prosedur Pengunduran Diri dan Pemberitahuan Berkala

Prosedur pengunduran diri melibatkan surat pemberitahuan dengan alamat, tanggal berakhir kerja, dan tanda tangan. Pemberitahuan berkala diberlakukan selama masa percobaan, dan karyawan dapat menerima pemberitahuan pemutusan selama dua minggu.

Pemutusan hubungan kerja di Jerman menentukan hak karyawan dan kewajiban pengusaha dengan jelas, menciptakan landasan hukum yang kuat untuk melindungi kedua belah pihak. Dengan menggali detail prosedur dan kriteria yang diterapkan dalam pemutusan hubungan kerja di Jerman, karyawan dan pengusaha dapat lebih memahami hak dan tanggung jawab mereka dalam konteks perlindungan ketenagakerjaan yang ketat.

Kesimpulan: Pemutusan Hubungan Kerja di Jerman

Dalam konteks perlindungan ketenagakerjaan yang ketat di Jerman, pemutusan hubungan kerja bukanlah proses sederhana. Undang-undang yang detail dan prosedur yang terperinci memberikan jaminan bahwa setiap pemutusan dilakukan dengan itikad baik dan adil. Dengan memperhatikan perlindungan khusus untuk kelompok pekerja tertentu, pembayaran pesangon, dan prosedur pengunduran diri, pemutusan hubungan kerja di Jerman menggambarkan keseimbangan yang cermat antara hak dan kewajiban karyawan serta pengusaha.

Sumber Terkait:

Tertarik Mencari Pengalaman Baru di Jerman?

Jerman sedang kekurangan banyak tenaga kerja, loh. CVGEN (sebagai tenaga support Jerman) siap membimbing kamu untuk menempuh karir di Jerman tanpa agen. Dengan sistem hukum di Jerman yang bagus, kamu tak perlu terlalu khawatir untuk tinggal di Jerman.

Yuk! Ikutan dengan program ini :

  • Ausbildung (Sekolah profesi sambil bekerja di Jerman)
  • Relawan (FSJ, BFD)
  • Profesional ( Bekerja di bidang IT, Engineer, Tenaga Medis (Perawat))

CVGEN juga bekerjasama dengan Mina Mulia. Memberikan layanan konsultasi dan juga coaching, untuk tujuan tour, study, menetap sebagai pasangan atau berkarir ke Jerman. Gratis! (Kunjungi: Mina Mulia).

Apakah Anda merasa sulit dengan persiapan bahasa Jerman di Indonesia? Yuk! ikuti Asrama Persiapan dan Budaya Bahasa Jerman di Indonesia sampai B2 dengan CVGEN.

Selanjutnya, silahkan Hubungi +62 852-9864-9951 atau kunjungi website cv-gen.com atau email ami@cv-gen.com.

Kemudian, jika membutuhkan Jasa membuat CV atau ingin otomatis membuat CV gratis ke PDF dari Website, langsung saja ke Resume CVGEN.

Yuk, Ikutan Juga Grup dan Komunitas Indonesia di Jerman


Kabar gembira untuk Anda yang mungkin ingin mencari koneksi, teman atau informasi-informasi lainnya seputar Jerman, nih. Anda bisa gabung di sini :

Ingin Menikmati Weekend Seru dan Unik di Jerman?

Berikut rekomendasi keren tempat dan pesan tiket transportasi di Jerman :

By Neisya Putri Rahmawati

INFP-T | Prokopton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *