Klaim Pajak VAT di Bandara Jerman - Info & Tips PraktisGambar di Flic.kr: Tax, Taxes

Bagi para pengunjung dengan visa Schengen yang akan kembali ke Indonesia dari Jerman, ada sebuah keuntungan menarik yang mungkin belum banyak Anda ketahui: klaim Pajak VAT atas pembelanjaan Anda di Jerman.

Pajak VAT (Value Added Tax), atau Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dikenakan pada setiap pembelian produk dan layanan. Ini adalah pajak yang diterapkan pada pertambahan nilai barang atau jasa dari produsen hingga konsumen. Bagi pengunjung dengan visa Schengen, klaim Pajak VAT dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat, terutama jika pembelanjaan Anda mencapai lebih dari 50 euro dan melibatkan produk non-makanan.

Baca Juga: “Aufbau-Ahr”: Atasi Kelangkaan Pekerja Pertukangan di Jerman

Prosedur Klaim Pajak VAT Kembali di Bandara

1. Pertama-tama, Simpan Nota Belanja: Pastikan Anda memiliki nota belanja, baik dari toko offline maupun online, karena ini sangat perlu dalam proses klaim.

2. Kedua, Waktu yang Cukup: Segera setelah pembelian, pastikan Anda tiba di bandara 6-7 jam sebelum keberangkatan.

3. Ketiga, Global Blue Stand: Temukan stand Global Blue di bandara dan minta petunjuk untuk klaim Pajak VAT kembali. Ada formulir khusus yang perlu Anda isi.

4. Terakhir, Pilihan Lain: Jika sulit menemukan stand Global Blue, tanyakan pada petugas keamanan di mana tempat untuk deklarasi bebas cukai guna klaim Pajak VAT.

Info Tambahan Penting untuk Klaim Pajak VAT

1. Belanja lebih dari 50 euro dapat meminta tax free tapi harus diminta ketika belanjanya di toko.

2. Setiap toko dapat memiliki kerja sama dengan berbagai perusahaan seperti Global Blue, Yellow Tax, atau juga Onetax.

3. Saat check-in, beri tahu petugas tentang koper yang berisi barang-barang bebas pajak. Koper tersebut tidak boleh Anda masukkan ketika check-in, tapi diberi tanda, dan dibawa ke bagian Customs (Zoll) yang bertugas cek bon tax free dan cocokan dengan barang tax free. Koper ini harus petugas bea cukai periksa untuk memvalidasi bon tax free.

4. Setelah cocok, koper baru boleh serahkan ke customs untuk dimasukkan ke pesawat.

5. Simpan tag/stiker penyerahan koper dengan baik, karena hilangnya dapat mengakibatkan koper tidak bisa Anda ambil di bandara Soekarno-Hatta.

6. Setelah selesai urusan customs, baru ke loket-loket pengambilan uang tax free (global blue, orange, etc).

7. Jika meminta pengembalian dalam bentuk uang tunai, setiap bon dapat dipotong sejumlah 3-5 euro. Jadi, harus memikirkannya baik-baik, apakah ini cocok? Jangan sampai menyesal. Sudah lelah mengumpulkan bon tax free, potongannya setiap bon jika meminta cash balik harus terpotong sebegitu banyaknya.

8. Alternatifnya, pengembalian ke kartu kredit tidak dikenakan potongan, meskipun waktu pengembalian tidak dapat diprediksi.

7. Jangan terlalu fokus pada klaim Pajak VAT hingga ketinggalan pesawat. Untuk pembelanjaan kecil, pertimbangkan dengan seksama apakah proses klaim sepadan dengan waktu dan usaha.

Jika belanjanya 1 bon sampai ratusan euro, masih mending. Akan tetapi, jika belanja semua dibawah 100 euro, coba Anda pikirkan baik-baik.

Klaim Pajak VAT untuk Pembelanjaan Online

Jika Anda berbelanja online, ikuti prosedur klaim Pajak VAT yang oleh Amazon Jerman, sesuai informasi yang tertera di sini. Pastikan Anda memahami langkah-langkahnya untuk pengembalian Pajak VAT yang lancar.

Kesimpulan: Klaim Pajak VAT

Dalam kesimpulan, untuk para pengunjung dengan visa Schengen yang kembali ke Indonesia dari Jerman, klaim Pajak VAT dapat menjadi langkah cerdas untuk mengoptimalkan pembelanjaan. Dengan memperhatikan prosedur yang sederhana, seperti menyimpan nota belanja, tiba lebih awal di bandara, dan juga memilih dengan bijak antara uang tunai atau pengembalian ke kartu kredit, pengunjung dapat memastikan bahwa mereka memanfaatkan peluang ini secara efisien. Tips tambahan, terutama terkait pembelanjaan online dan pengalaman praktis seperti pemberian tanda pada koper, menjadi panduan berharga untuk memastikan klaim Pajak VAT berjalan lancar. Dengan demikian, proses ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga menambah nilai pada pengalaman belanja di Jerman.

Tertarik Mencari Pengalaman Baru di Jerman?

Kondisi Jerman sekarang, sedang kekurangan banyak tenaga kerja. Maka dari itu, tak heran jika negara ini mulai merekrut pekerja dari luar negeri, termasuk Indonesia. Yuk! Dapatkan pengalaman ke Jerman dengan mengikuti program ini:

  • Ausbildung (Sekolah profesi sambil bekerja di Jerman)
  • Relawan (FSJ, BFD)
  • Profesional ( Bekerja di bidang IT, Engineer, Tenaga Medis (Perawat))

Jangan khawatir! CVGEN akan membantu Anda sebagai lembaga pendukung ke Jerman tanpa agen!

Bagaimana dengan persiapan bahasa Jerman di Indonesia? Yuk! Ikuti Asrama Persiapan dan Budaya Bahasa Jerman di Indonesia sampai B2 dengan CVGEN.

CVGEN juga bekerjasama dengan Mina Mulia. Memberikan layanan konsultasi dan juga coaching, untuk tujuan tour, study, menetap sebagai pasangan atau berkarir ke Jerman. Gratis! (Kunjungi: Mina Mulia).

Selanjutnya, silahkan Hubungi +62 852-9864-9951 atau kunjungi website cv-gen.com atau email ami@cv-gen.com.

Kemudian, jika membutuhkan Jasa membuat CV atau ingin otomatis membuat CV gratis ke PDF dari Website, langsung saja ke Resume CVGEN.

Yuk, Ikutan Juga Grup dan Komunitas Indonesia di Jerman


Kabar gembira untuk Anda yang mungkin ingin mencari koneksi, teman atau informasi-informasi lainnya seputar Jerman, nih. Anda bisa gabung di sini :

Ingin Menikmati Weekend Seru dan Unik di Jerman?

Berikut rekomendasi keren tempat dan pesan tiket transportasi di Jerman :

By Neisya Putri Rahmawati

INFP-T | Prokopton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *