Mooring System : Pengertian & Tips Tali Tambatan di KapalGambar di PxHere: Mooring system di kapal

Saat kapal harus berhenti di titik tertentu, baik itu di tengah laut atau di dermaga, pasti kapal membutuhkan mooring system atau penambatan yang kuat supaya kapal tetap kokoh dan tidak bergerak. Pada saat inilah Anda membutuhkan yang namanya tali tambat.

Baca juga: Tukang Bersih-Bersih di Kapal Pesiar Bukan Profesi yang Hina!

Pengertian Tali Tambat (Mooring System)

Tali Tambat adalah tali yang berguna dalam sistem penambatan kapal di dermaga. Fungsi utamanya adalah untuk mengamankan letak dan posisi kapal supaya tidak bergerak walaupun diterpa gelombang dan angin kencang.

Fungsi Mooring System Pada Kapal

Penambatan kapal mooring system, tidak hanya penting saat kapal berlabuh di pelabuhan, tetapi juga ketika kapal berada di tengah laut. Tali tambat berperan dalam menahan kapal dari angin, gelombang, atau juga arus di perairan, menjaga kapal tetap dalam posisi yang stabil.

Jenis Material Untuk Mooring System Pada Kapal

Terdapat beberapa jenis material yang pelaut gunakan untuk tali tambat kapal, antara lain:

A. Tali Natural/Alami

  • Tali kapal dari pohon pisang liar (Abaca) cocok untuk ukuran kecil karena sifatnya yang tahan basah dan mudah melengkung.
  • Tali manila, terbuat dari tanaman Agava, memiliki karakteristik yang kurang tahan di udara lembab.
  • Tali sabut kelapa dan tali jute, meskipun lebih ringan, tetap tahan air dan mengapung.

B. Tali Sintesis

  • Tali kapal nilon memiliki kekuatan yang lebih besar dan tahan terhadap air asin.
  • Polyethylene, dacron, dan tali nilon lainnya juga sering digunakan karena kekuatannya yang stabil.

C. Tali Tambat Kawat Baja

  • Tali kapal kawat baja tahan lama dan memiliki kekuatan yang dapat diandalkan, cocok untuk mooring perahu ke darat.

Jenis dan Fungsi Mooring di Kapal

Terdapat berbagai jenis mooring kapal yang sering pelaut pakai, di antaranya:

1. Spread Mooring

  • Sistem ini memungkinkan kapal untuk terhubung dengan satu set anchor legs bersama mooring lines, memungkinkan kapal untuk tetap dalam posisi tetap di tengah laut.

2. Turret Mooring

  • Sistem ini memungkinkan kapal untuk berputar mengikuti arah angin dan gelombang, cocok untuk perairan dalam.

3. Tower Mooring

  • FPSO/FSO disambungkan ke tower, cocok untuk aplikasi laut dangkal sampai sedang.

4. Buoy Mooring

  • Buoy berfungsi sebagai penanda yang memungkinkan kapal untuk merapat dengan aman pada jarak tertentu dari dermaga.

5. Mediterranean Mooring

  • Sistem ini digunakan di area dengan ruang terbatas, kombinasi anchoring, docking, dan rafting.

Langkah-langkah melakukan mooring di kapal

Mooring adalah kegiatan yang dilakukan oleh awak kapal untuk menyelamatkan kapal ke dermaga, dermaga, sisi panjang, pelabuhan atau pelabuhan.

Langkah-langkah mooring:

  1. Pertama-tama, memakai APD (helm pengaman, baju pelindung, kacamata pengaman, sepatu keselamatan, dan sarung tangan kulit)
  2. Kedua, siapkan tali tambat pada masing-masing posisi seperti garis pegas, garis dada, garis haluan dan garis buritan
  3. Ketiga, lemparkan tali simpul cakar monyet atau tinju monyet ke pantai.
  4. Hubungkan tali pengikat dengan tali tambatan.
  5. Lepaskan tali tambatan ke darat
  6. Kencangkan tali tambat selangkah demi selangkah mulai dari garis pegas, garis dada, garis haluan kemudian garis buritan

Kesimpulan: Mooring System di Kapal

Dengan demikian, tali tambat atau mooring system adalah komponen penting dalam penambatan kapal di dermaga atau juga di tengah laut. Tali tambat memiliki fungsi utama untuk menjaga kapal tetap dalam posisi yang stabil, melindungi kapal dari pengaruh gelombang, angin kencang, atau arus laut. Terdapat berbagai jenis material yang untuk membuat tali tambat, serta berbagai jenis dan juga fungsi mooring system yang pelaut gunakan tergantung pada kondisi dan lokasi penambatan kapal. Langkah-langkah mooring awak kapal gunakan untuk memastikan kapal terhubung dengan dermaga atau posisi penambatan lainnya dengan aman.

Sumber Terkait:

Yuk, Jadi Kru Kapal Pesiar Profesional!

Tertarik menjadi seorang pelaut?

Yuk! Wujudkan impian menjelajahi lautan dunia sebagai seorang kru kapal pesiar profesional! cv-gen.com menghadirkan platform pelaut yang menjamin penempatan di kapal pesiar internasional.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari industri maritim yang menarik ini. Untuk itu, CV-Gen telah membuka pendaftaran untuk posisi kru kapal pesiar yang menarik di seluruh dunia. Kemudian, dengan mengunjungi Pelaut CVGEN, Anda akan memiliki akses ke berbagai peluang karir yang menantang dan mengasyikkan.

CVGEN dan layanan peluang kerja ke kapal pesiar dunia. Layanan termasuk pelatihan, dokumen kepelautan, STCW, diklat, dan juga tidak perlu cari kapal. Kemudian, yang paling penting, yaitu interview pihak perusahaan kapal pesiar datang langsung ke sekolah.

CVGEN dan layanan asrama bahasa inggris juga bekerjasama dengan kampung Inggris Pare. Asrama bahasa Jerman termasuk pemantapan bahasa Inggris dari nol sampai bisa conversation, lulus marlin test, atau lulus TOEFL dan IELTS sesuai target program ke negara maju.

Maka dari itu, bergabunglah dengan ribuan profesional maritim terampil dan berbakat yang telah memilih CV-Gen sebagai mitra karir mereka.

Kemudian, jika anda membutuhkan Jasa membuat CV atau ingin otomatis membuat CV gratis ke PDF dari Website, langsung saja ke Resume CVGEN.

By Neisya Putri Rahmawati

INFP-T | Prokopton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *