Kebijakan di Kapal Pesiar : Dilarang Minum Alkohol untuk Crew!Foto oleh Jonas Wilson: alkohol, laki-laki, pesta, dunia malam.

Industri kapal pesiar menawarkan pengalaman eksklusif bagi penumpang, tetapi di balik layar kilauan gemerlap tersebut, ada dunia di mana ketelitian dan kepatuhan pada peraturan memiliki arti hidup dan mati. Salah satu peraturan paling ketat yang dipegang teguh oleh awak kapal pesiar adalah kebijakan konsumsi alkohol. Dalam dunia ini, menegakkan kebijakan tersebut bukanlah semata-mata masalah kepatuhan, melainkan langkah kritis untuk memastikan keselamatan semua orang di kapal.

Baca Juga: Pelaut Kapal: Pikir-Pikir Dulu Sebelum Memilih Pekerjaan Ini!

Kebijakan Perusahaan Kapal Pesiar Memecat Crew

Setiap awak kapal pesiar, dari koki hingga petugas keamanan, mengetahui dengan pasti bahwa konsumsi alkohol selama bertugas adalah tindakan yang tak dapat mereka toleransi. Para awak yang terbukti mabuk akan menghadapi konsekuensi serius, yakni perusahaan memecat mereka seketika. Meskipun mungkin terdengar keras, alasan di balik kebijakan ini memegang kunci utama: kesiapan awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat.

Alasan Memperketat Konsumsi Alkohol

Kapal pesiar bisa berada di tengah laut ribuan kilometer dari daratan, dan dalam sekejap, situasi darurat bisa muncul. Mulai dari kebakaran hingga tabrakan, atau bahkan tumpahan minyak, setiap awak kapal memegang peran penting dalam menjalankan tugas darurat. Kesiapan dan ketajaman mental menjadi hal yang tak tergantikan dalam menghadapi situasi ini. Oleh karena itu, kewaspadaan harus crew jaga setiap saat.

Perusahaan Menciptakan Kebijakan untuk Melindungi Crew Kapal Pesiar

Kebijakan nol toleransi terhadap alkohol saat bertugas bukan semata-mata pembatasan, melainkan bentuk perlindungan bagi seluruh kru kapal. Mabuk dalam keadaan darurat bisa menghambat reaksi cepat dan koordinasi yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa dan kapal itu sendiri. Dalam keadaan seperti ini, setiap detik berharga, dan kesiagaan fisik dan mental menjadi kunci utama.

Memperketat Bukan Berarti Tidak Boleh Mengkonsumsi Sama Sekali

Di luar jam tugas, kebijakan konsumsi alkohol tetap ada, tetapi dalam batas yang ketat. Hanya sejumlah kecil alkohol yang perusahaan kapal izinkan, berkisar antara 0,04-0,05%. Pengecekan acak terhadap kandungan alkohol dalam tubuh awak kapal seringkali perusahaan lakukan, menciptakan lingkungan yang tidak dapat crew prekdisi bagi mereka yang berpikir untuk melanggar aturan. Konsekuensinya jelas: crew mendapat pemecatan segera.

Dalam perbandingan yang mungkin lebih mudah Anda pahami, bayangkan situasi di mana Anda harus merespons keadaan darurat setelah mengonsumsi sejumlah besar alkohol. Kemampuan Anda untuk bertindak cepat dan efektif pasti akan terpengaruh. Dalam konteks kapal pesiar, di mana setiap kru memegang peran krusial, kebijakan ketat terhadap alkohol adalah garansi hidup.

Kesimpulan : Kebijakan Konsumsi Alkohol di Kapal Pesiar

Jadi, ketika kita melihat kebijakan ketat terhadap konsumsi alkohol di kapal pesiar, jangan melihatnya sebagai otoritas yang mengekang, melainkan sebagai langkah bijak yang harus crew ambil untuk melindungi semua orang yang berlayar di tengah lautan yang tak terduga ini. Itulah harga yang harus crew bayar untuk menikmati pengalaman pelayaran yang aman dan tanpa khawatir.

Sumber Terkait:

Yuk, Jadi Kru Kapal Pesiar Profesional!

Tertarik menjadi seorang pelaut?

Yuk! Wujudkan impian menjelajahi lautan dunia sebagai seorang kru kapal pesiar profesional! cv-gen.com menghadirkan platform pelaut yang menjamin penempatan di kapal pesiar internasional.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari industri maritim yang menarik ini. Untuk itu, CV-Gen telah membuka pendaftaran untuk posisi kru kapal pesiar yang menarik di seluruh dunia. Kemudian, dengan mengunjungi Pelaut CVGEN, Anda akan memiliki akses ke berbagai peluang karir yang menantang dan mengasyikkan.

CVGEN dan layanan peluang kerja ke kapal pesiar dunia. Layanan termasuk pelatihan, dokumen kepelautan, STCW, diklat, dan juga tidak perlu cari kapal. Kemudian, yang paling penting, yaitu interview pihak perusahaan kapal pesiar datang langsung ke sekolah.

CVGEN dan layanan asrama bahasa inggris juga bekerjasama dengan kampung Inggris Pare. Asrama bahasa Jerman termasuk pemantapan bahasa Inggris dari nol sampai bisa conversation, lulus marlin test, atau lulus TOEFL dan IELTS sesuai target program ke negara maju.

Maka dari itu, bergabunglah dengan ribuan profesional maritim terampil dan berbakat yang telah memilih CV-Gen sebagai mitra karir mereka.

Kemudian, jika anda membutuhkan Jasa membuat CV atau ingin otomatis membuat CV gratis ke PDF dari Website, langsung saja ke Resume CVGEN.

By Neisya Putri Rahmawati

INFP-T | Prokopton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *